BRALING.COM, PURBALINGGA – Asosiasi Dokumenteris Nusantara (ADN) Koordiator Daerah (Korda) Banyumas Raya berkomitmen untuk bisa memfasilitas pembuat dan peminat film-film dokumenter di wilayah Eks Karesidenan Banyumas.

Ketua ADN Korda Banyumas Raya, Insan Indah Pribadi berkata kalau selama ini film dokumenter masih dipandang sebelah mata di Indonesia. Keberadaan ADN dimaksudkan untuk memfasilitasi para pembuat dan karya dokumenter.

“Pendirian ADN Korda Banyumas Raya mengikuti berdirinya ADN dari pusat dan berdirinya puluhan ADN korda dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Insan yang juga Presiden Komunitas Sankanparan Cilacap.

ADN Korda Banyumas Raya didirikan 21 April 2020 melalui rapat virtual. Ketua dijabat Insan Indah Pribadi dari Cilacap, Sekretaris dijabat Puput Juang Restu Aditya dari Kebumen, sedangkan Nur Muhammad Iskandar dari Cilacap menjadi Bendahara.

Inisiator pembentukan ADN Korda Banyumas Raya Bowo Leksono berkata, berkaca pada keaktifan komunitas film di Banyumas Raya yang tergabung di Jaringan Kerja Film Banyumas Raya (JKFB), ADN baru melibatkan pegiat film di Kabupaten Purbalingga, Cilacap, dan Kebumen.

“Setelah deklarasi, salah satu programnya menjaring keanggotaan termasuk Kabupaten Banjarnegara dan Banyumas baik secara pribadi maupun komunitas,” jelas Bowo yang juga Direktur CLC Purbalingga kepada wartawan.

Kedepan, ADN Korda Banyumas Raya segera menyiapkan program-program yang bisa dilakukan selama pandemi Covid-19. Salah satunya yaitu memulai penjaringan anggota dan pendataan karya dokumenter di Banyumas Raya. Selain itu juga bakal mempersiapkan program Rekam Pandemi bersama seluruh ADN se-Indonesia.

Eka Andreansyah, salah satu peserta deklarasi, merasa perlu dan penting bergabung dalam asosiasi. “Sebagai junior di dokumenter, berasosiasi itu untuk memperkuat jejaring komunikasi dan informasi, selain menjalankan program-program secara bersama,” ujar Eka yang dari Kebumen.

Ketua Umum ADN Toni Trimarsanto menjelaskan, ADN merupakan tempat bagi para pembuat dan mereka yang berminat pada film dokumenter. “Siapapun bisa menjadi anggota sejauh mempunyai minat dan karya di film dokumenter,” jelas pemilik Rumah Dokumenter Klaten Jawa Tengah.

Lebih lanjut, Toni menjelaskan, ADN sedang melakukan upaya konsolidasi organisasi dengan mengembangkan Korda di banyak wilayah tanah air, dan terus menerus mendorong pertumbuhan produktif kekaryaan bagi anggota.

“Korda ADN Banyumas Raya menjadi penting, lantaran wilayah ini mempunyai tradisi kuat dalam produksi film dokumenter, dan telah mempunyai jaringan produktif sejak lama,” kata Toni dalam keterangan pers yang diterima Braling.com.