BRALING.COM, PURWOKERTO – NU Banyumas menaruh perhatian kepada nasib guru swasta dan madrasah di tengah pandemi Covid-19. Para guru tersebut juga sangat terdampak dengan adanya pandemi ini.

NU Banyumas melalui NU Care-LazisNU dan Gugus Covid-19 menyalurkan bantuan berupa 500 paket sembako kepada guru swasta dan madrasah, 1 Mei 2020. Serah terima dilakukan di kantor LazisNU, komplek Ruko Amira Town House Purwokerto.

“Guru swasta, guru madrasah diniyyah, guru TPQ, menurut kami sangat perlu disentuh. Alhamdulillah kita bisa distribusikan 500 paket sembako,” jelas Direktur NU Care-LazisNU, M Ridwan.

Distribusi paket bantuan tersebut dilakukan melalui masing-masing koordinator, dengan plot jumlah yang berbeda-beda untuk tiap kategorinya. Yang mana, Guru Maarif mendapatkan 150 paket, Guru RA mendapatkan 150 paket, Guru Madin mendapatkan 75 paket, Guru TPQ mendapatkan 75 paket. Disiapkan juga 50 paket untuk petugas lapangan pengumpul koin NU.

“Kami terus berikhtiar meringankan beban masyarakat terdampak covid. Sekaligus berharap masyarakat Banyumas khususnya terus gotong royong melawan covid dengan cara dan kemampuan masing-masing,” kata Ridwan menambahkan.

Ketua Gugus Covid NU Banyumas Moh Suheib menyebutkan bahwa 500 paket berasal dari bantuan Fraksi PKB melalui LazisNU. Dia menyadari jumlah yang didistribusikan masih belum memenuhi kebutuhan sepenuhnya.

“Mohon maaf jika belum semua terakomodir. Masyarakat Banyumas khususnya warga NU tidak sedikit yang terdampak covid. Semoga aksi sosial ini bisa kami teruskan dalam aksi-aksi selanjutnya,” kata Suheib.

Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Roudlotul Athfal (IGRA) Banyumas Nasroh menyampaikan terimakasihnya. Sekaligus berharap ada program lanjutan supaya bisa merata sampai guru guru RA se Banyumas. “Kalau jumlah guru kita 500an. Alhamdulillah kami dapat slot 150 paket,” katanya.