BRALING.COM, PURBALINGGA – Pandemi Covid-19 sudah memberi dampak pada berbagai lini kehidupan. Di sektor usaha, produsen dan konsumen sama-sama sedang melakukan berbagai upaya adaptasi gaya hidup untuk bisa hidup lebih baik dalam kondisi yang disebut dengan “The New Normal”.

Sepertihalnya produsen, konsumen juga mengalami perubahan. Perusahaan data dan Artificial Intelligence (AI), ADA menyebutkan bahwa setidaknya muncul enam karakter baru di Indonesia akibat adanya pandemi Covid-19 ini.

ADA mengidentifikasi berbagai karakter berdasarkan reaksi mereka terhadap krisis dengan menganalisis lebih dari 400 ribu aplikasi di Asia dan satu juta lokasi yang biasa dikunjungi orang selama pandemi berlangsung.

Dikutip dari Marketeer.com, berikut ini enam karakter konsumen yang telah diidentifikasi oleh ADA.

The Adaptive Shopper.

Karakter konsumen ini sedang beradaptasi dengan dunia yang baru, sekaligus terus mencari cara baru untuk memenuhi kebutuhan mereka. Tidak heran, The Adaptive Shopper ini sangat aktif dalam menggunakan aplikasi belanja, khususnya aplikasi pemenuh kebutuhan sehari-hari.

“Ini menjadi opportunity bagi brand karena ketika konsumen melakukan shopping melalui Apps, mereka mungkin belum mengetahui produk apa yang bagus untuk mereka. Ini adalah kesempatan bagi brand untuk membantu konsumen mengakses produk mereka,” jelas Faradi Bachri, Agency Country Director ADA in Indonesia di Jakarta, 30 April 2020.

The Brave One.

Karakter ini adalah mereka yang bekerja di garis terdepan. Mereka tetap tetap bekerja untuk melayani masyarakat. Tidak ada perubahan pola mobilitas dan penggunaan aplikasi dari karakter konsumen yang satu ini.

The Market Observer.

Karakter konsumen ini sangat serius dalam memantau industri keuangan. Mereka melihat dengan cermat kondisi saham dan mata uang, demi memastikan dampak pandemi ini terhadap industri finansial atau bahkan melihat peluang pasar di tengah kondisi pandemi.

The Bored Homebody.

Konsumen ini merupakan konsumen yang sedang bosan di rumah. Menurut analisa ADA, konsumen The Bored Homebody ini menghabiskan banyak waktu untuk mencari hiburan dengan bermain games atau menonton.

“Banyak orang yang memutuskan untuk stay at home melakukan berbagai aktivitas hiburan. Peningkatan pencarian hobi, seperti bercocok tanam, Vespa, dan Puzzle juga meningkat,” Faradi menjelaskan.

The Health Nut.

ADA menyebut konsumen jenis ini menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama. Karena itulah, konsumen The Health Nut sangat aktif dalam mengakses aplikasi kesehatan untuk memantau kondisi fisik dan mental mereka.

The Yearning Traveller

Menurur kajian ADA, walaupun industri traveling menjadi salah satu industri yang paling terdampak Covid-19, ternyata penggunaan travel apps hingga 23 Maret masih tinggi. Para pengguna travel apps tersebut masih melakukan search ke berbagai destinasi.

“Setiap orang bereaksi dengan cara yang berbeda terhadap keadaan baru selama pandemi ini. Beberapa orang secara drastis meningkatkan penggunaan aplikasi keuangan mereka, ada yang semakin giat menggunakan aplikasi hiburan ketika berada di rumah,” jelas Kirill Mankovski, Managing Director ADA in Indonesia.

“Beberapa terus bepergian ke tempat kerja dan tidak mengubah perilaku online karena tidak semua bisnis berhenti beroperasi, terutama industri-industri vital,” imbuh Kirill Mankovski, seperti dikutip dari Marketeer.com.