BRALING.COM, PURBALINGGA – Bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk orang tua mendidik anak tentang indahnya beribadah bagi seorang muslim. Terutama dalam mengajarkan anak untuk berpuasa.

Berpuasa di Bulan Ramadan menjadi kewajiban bagi muslim baligh, sementara bagi anak kecil atau yang belum baligh dalam tahap belajar berpuasa.

Mengajarkan anak berpuasa sejak kecil, sembari memberikan pengetahuan tentang puasa dan ibadah, akan membuat anak terinspirasi untuk melaksanakan ibadah puasa, di masa mendatang.

Dikutip dari Tirto, berikut ini tiga cara agar anak bisa menikmati momen puasa di Bulan Ramadan penuh semangat.

1. Sampaikan Makna Berpuasa.

Orang tua perlu menceritakan tentang prinsip-prinsip moral yang terkandung dalam ibadah puasa Ramadan. Sampaikan makna berpuasa dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.

Selain itu, orang tua juga bisa menyisipkan pesan-pesan tentang membantu sesama yang kurang beruntuk, sikap untuk sabar hingga kebersamaan keluarga. Dengan begitu, anak-anak akan memandang bahwa ibadah puasa Ramadan tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga.

2. Hadirkan Rasa Bangga.

Orang tua bisa memberikan apresiasi yang cukup atas pencapaian puasa yang dilakukan anak-anak. Sehingga, mereka akan lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus berpuasa.

Dengan kepercayaan diri tersebut, anak-anak akan lebih merasa nyaman dalam beribadah dan tidak mudah tergoda untuk membatalkan puasanya.

3. Tidak Pelru Terlalu Memaksa.

Biarkan anak-anak untuk mencoba dan berpuasa, baik itu setengah hari maupun satu hari penuh. Orang tua tidak perlu terlalu risau dengan durasi anak berpuasa, namun fokus untuk mengajak mereka dalam berbagai aktivitas ibadah di Bulan Ramadan.

Mulai dari shalat berjamaah, sahur dan berbuka puasa hingga membaca Al-Quran bersama. Kegiatan-kegiatan tersebut akan memberi mereka rasa tanggung jawab lebih dalam beribadah di Bulan Ramadan.