BRALING.COM, PURBALINGGA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2019 Kabupaten Purbalingga mencapai Rp 305.996.806.188. Ini berarti PAD 2019 menembus 108,2 % dari target yang ditetapkan.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga Tentang Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019, 22 Juni 2020.

Sementara dari secara global, Realisasi Pendapatan Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada tahun 2019 kemarin sebesar Rp 2.076.658.114.142. Nilai tersebut hanya mencapai 99,05% dari target yang ditetapkan.

Sebagai informasi, realisasi pendapatan merupakan pengumpulan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 305,M, Pendapatan Transfer Terealisasi sebesar Rp 1,67 T dan Sumber Lain-lain yang Sah sebesar Rp 96 M.

Sementara terkait realisasi belanja Pemkab Purbalingga tahun anggaran 2019 sebesar Rp 1.7 T, atau mencapai 91,91 % dari pagu anggaran yang ditetapkan dalam APBD Perubahan 2019.

Bupati Tiwi menyampaikan, tahun 2019 kemarin, Pemerintah Kabupaten Purbalingga kembali memperoleh sekaligus mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk yang keempat kalinya.

Temuan pemeriksaan BPK pun jumlahnya berkurang. Jika pada pemeriksaan tahun 2018 terdapat 14 temuan, maka pada tahun 2019 telah berkurang menjadi hanya 7 temuan pemeriksaan.

“Kami yakin bahwa berkurangnya temuan pemeriksaan ini merupakan salah satu indikator semakin meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, yang menjadi semakin baik dan akuntabel,” kata Bupati Tiwi.