BRALING.COM, PURBALINGGA – Dewan Kesenian Purbalingga (DKP) mendistribusikan dana donasi bagi seniman-seniman di Kabupaten Purbalingga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Ada 26 seniman yang kami inventaris. Hasil donasi itu kami salurkan ke mereka,” kata Ketua DKP, Bowo Leksono.

Dana bersumber dari dana donasi ketika gelaran Pentas virtual “Kangen Manggung” yang digelar Dewan Kesenian Purbalingga (DKP) pada 16-18 April kemarin. Total dana terkumpul ada Rp 13 juta.

Donasi tersebut diberikan kepada seniman dan pekerja seni di Kota Perwira yang tidak memiliki penghasilan akibat pandemi korona. Baik itu pelaku seni tradisional maupun modern. Tetapi yang diutamakan ialah mereka yang sepuh atau yang sedang sakit.

Salah satu penerima donasi, Mugiasih, warga RT 20 RW 10 Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga berterima kasih kepada masyarakat dan DKP yang sudah memberikan bantuan donasi.

“Terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga dibalas dengan kebaikan oleh Allah,” katanya sambil duduk di bangku panjang tempatnya dia tidur.

Mugiasih merupakan penari dames dari Grup Dames Laras Budaya Bumisari. Yang bersangkutan berasal dari keluarga kurang mampu dan baru saja mengalami keguguran serta didera sakit paru-paru.

Bahkan saat dirawat di rumah sakit, Mugiasih terpaksa pulang meskipun belum sembuh benar karena tidak memiliki BPJS.

Sebagai informasi, pentas virtual Kangen Manggung yang digelar DKP mengusung tema “Seniman Kuat, Korona Minggat”. Pentas digelar di lapangan badminton belakang rumah Pendapa Dipokusumo Purbalingga.

Pentas itu menampilkan sejumlah seniman baik tradisional maupun modern. Antara lain dalang jemlung, tari tradisional, organ tunggal, atraksi lukis, beat box, kentongan, band, begalan, calung, akustik, ebeg, monolog, baca cerpen, stand up commedy dan tutur lisan.

“Dalam pentas tersebut, tidak ada penonton yang datang. Mereka menonton melalui live streaming di akun YouTube DKP dan Dinkominfo serta live Instagram Purbalinggaku,” lanjut Seksi Publikasi, Ryan Rachman.