BRALING.COM, PURBALINGGA – Pelaksanaan Festival Film Purbalingga (FFP) 2020 akhirnya diputuskan untuk ditunda. Keputusan ini tidak lepas dari dampak pandemi Covid-19.

Festival Film Purbalingga merupakan satu-satunya ajang kompetisi film pelajar se-Banyumas Raya. FFP 2020 rencananya bakal digelar pada 4 Juli – 1 Agustus 2020.

“Ini pengumuman saja, menjelang sebulan lagi sesuai jadwal seharusnya FFP digelar. Kami putuskan untuk menunda sampai batas waktu yang ditentukan sembari memikirkan untuk mengganti bentuk format,” kata Direktur Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga, Bowo Leksono.

Bowo berkata, pandemi Covid-19 memaksa panitia untuk mengubah format festival. Seperti diketahui, sejumlah program di FFP seperti layar tanjleb yang biasanya berkeliling ke sejumlah desa serta pemutaran film indoor, tidak mungkin dilaksanakan karena mengundang massa banyak.

Festival Film Purbalingga 2020 Ditunda, CLC Coba Cari Formula Baru festival film purbalingga 2020 724x1024

Di lain sisi, masa pandemi membuat para pelajar kesulitan untuk memproduksi film. Padahal, film pelajar menjadi basis kekuatan FFP.

Sementara program pendukung lainnya seperti Malam Penganugerahan dan workshop masih tetap dapat dilaksanakan. Khusus untuk kompetisi film pelajar dapat diubah format pelaksanaannya.

“Dua program layar tanjleb dan kompetisi pelajar ini praktis dimatikan oleh Covid-19 kan. Tidak mungkin akan ada layar tanjleb keliling desa,” kata Bowo.

“Tapi kompetisi film masih memungkinkan, nah formatnya yang akan diganti. Kami sedang merancang pelajar benar-benar stay di rumah tapi bisa tetap produksi. Artinya lebih personal, biasanya kelompok kemungkinan nanti satu-satu,” jelasnya.

Jika produksi film pelajar berjalan lancar, maka FFP juga dapat digelar. Sebab, saat ini karya film yang dikirimkan ke panitia sangat minim.

“Karya pelajar yang ikut kemungkinan bertema Covid-19. Syutingnya juga dengan protokol kesehatan,” kata Bowo.