BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purbalingga memastikan tidak ada perubahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 untuk jenjang SMP Negeri di Kabupaten Purbalingga.

“PPDB  yang akan dilaksanakan di tahun ini tetap secara online,” Kepala Bidang Pembinaan SMP  pada Dindikbud Purbalingga, Joko Sumarno SPd MPd.

“Waktu pendaftarannya mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2020. Berlaku untuk semua SMP Negeri di Purbalingga, ada 54 SMP,” kata Joko menjelaskan.

Proses pendaftaran online dilakukan melalui situs ppdbpurbalinggakab.id. Di situs tersebut, calon peserta didik dapat melihat teknis pendaftaran dan daya tampung sekolah.

“Kemudian mereka harus mendaftarkan diri secara online yang kemudian akan dilakukan verifikasi oleh operator atau panitia PPDB,” kata Joko Sumarno, 9 Juni 2020.

Semua SMP Negeri di Purbalingga akan melaksanakan pendaftaran secara online. Dengan begitu, orang tua dan calon peserta didik tak perlu lagi ke sekolah.

PPDB online merupakan sistem yang dirancang untuk mengelola pendaftaran peserta didik siswa baru jenjang SMP mulai dari proses pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman hasil dilakukan secara online.

“Kalau tak bisa secara online, maka bisa secara kehadiran di sekolah, tetapi protokol kesehatan itu harus dilaksanakan dengan ketat,” Joko Sumarno menegaskan.

Untuk jalur PPDB telah disediakan empat jalur sesuai peraturan yang ada. Untuk jalur zonasi disediakan 50% dari kuota PPDB, kemudian 15% untuk jalur afirmasi yang khusus diperuntukkan bagi peserta didik berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu, jalur perpindahan tugas orang tua 5% dan jalur prestasi 30%.

“Pendaftar wajib memilih dua sekolah tujuan,  baik dalam satu jalur seleksi atau berbeda jalur seleksi PPDB. Selanjutnya akan diumumkan hasil seleksi juga secara online,” ungkapnya

Dindikbud Purbalingga berharap, proses PPDB berjalan lancar dan aman. Segala kebijakan pencegahan penularan Covid-19 terkait proses PPDB harus dijalankan, demi menjaga keamanan dan kesehatan siswa, orangtua siswa, juga masyarakat secara luas.

“Kami berharap, proses PPDB tahun ini dapat berjalan lancar dan aman. Walapun masih dalam pandemi Covid-19,” kata Joko Sumarno kepada wartawan.