BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purbalingga berencana menjadikan Bank Sampah Bestari di Perumahan Selabaya Indah, Desa Selabaya, Kecamatan Kalimanah Sebagai bank sampah percontohan.

Direktur Bank Sampah Bestari, Yulianto Timur Priyangga berkata, Bank Sampah Bestari akan dijadikan pusat pendidikan dan pengembangan pengolahan sampah.

Selama ini Bank Sampah Bestari tidak saja menjual sampah secara langsung, namun juga mengubah sampah untuk dijadikan pupuk organik dan furnitur.

Bank Sampah Bestari juga menjalin kerjasama dengan BNI dimana setiap rupiah dari sampah yang disetor warga, langsung masuk ke rekening masing-masing. Nasabah bank sampah Bestari bukan saja dari warga perumahan Selabaya Indah, namun juga warga sekitar.

“Nasabahnya bukan hanya masyarakat perumahan, tetapi luar perumahan bahkan luar desa, karena mereka tertarik dengan kondisi Bank Sampah Bestari,” kata Yulianto.

Sebagai tindaklanjut rencana tersebut, Bank Sampah Bestari menyiapkan konsep penambahan fasilitas gasebo sebagai ruang pertemuan, yang berada di atas kolam ikan yang ada di wilayah perumahan.

“Kami punya lahan untuk pengembangan yang saat ini ada kolam ikannya. Rencananya, diatas kolam akan dibangun gasebo, sekaligus dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk pertemuan, untuk posyandu maupun sebagai pengambangan perpustakaan masyarakat,” jelasnya.

DLH Purbalingga sudah memberikan bantuan kendaraan roda tiga sebagai kendaraan angkut sampah. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan bantuan tersebut, 3 Juni 2020.

Pemberian bantuan tersebut dilakukan karena bank sampah ini cukup aktif dalam pengelolaan sampah dan memiliki banyak prestasi maupun penghargaan. Bupati Tiwi berharap bank sampah Bestari menginspirasi bank-bank sampah yang lain.

“Sudah layak ketika pemerintah memberikan bantuan bagi bank sampah Bestari ini karena memiliki banyak prestasi yang membanggakan,” tutur Bupati Tiwi.