BRALING.COM, PURBALINGGA – Polsek Mrebet Polres Purbalingga menangkap warga Desa Bumisari, Kecamatan Mrebet dengan inisial TF, yang melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sepeda motor.

Kapolsek Mrebet, Iptu Edi Surono mengungkapkan korban TF ialah Fitra Suretno (27) warga Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang. TF diamankan polisi bersama barang bukti.

“Modus yang dilakukan tersangka yaitu meminjam sepeda motor dengan alasan untuk menjemput teman. Namun sepeda motor tersebut dibawa kabur tidak dikembalikan,” kata Iptu Edi Suroso, seperti dikutip dari Tribrata News Polres Purbalingga.

Kapolsek Mrebet menjelaskan, aksi kejahatan tersangka terjadi sekitar Januari 2020. Waktu itu, TF menghubungi korban melalui WhatsApp, dengan dalih berniat membeli handphone yang ditawarkan di forum jual beli Facebook.

Setelah disepakati harga kemudian tersangka mengajak korban untuk ketemuan. Korban kemudian datang ke rumah tersangka dengan mengendarai sepeda motor. Lalu korban diajak pelaku untuk menemui temannya yang akan membeli handphone tersebut.

Kemudian, ketika sampai di jalan raya Dukuh Liru, Desa Binangun Kecamatan Mrebet, Kabupaten PurbaIingga tersangka kemudian meminjam sepeda motor dengan dalih untuk menjemput teman.

“Namun saat ditunggu sampai lama tersangka tidak kembali ke lokasi tersebut. Akhirnya korban yang merasa telah ditipu kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Mrebet,” kata Iptu Edi menjelaskan.

Dijelaskan lagi, korban mengalami kerugian satu unit sepeda motor jenis Honda Beat bernomor polisi R-3211-AV. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian hingga Rp 9 juta.

Kapolsek menambahkan, dari hasil penyelidikan, diketahui TF sudah kabur dari rumahnya. Namun, sepeda motor korban berhasil diidentifikasi dan diamankan di Kabupaten Wonosobo.

Tersangka diamankan 10 Juli 2020, setelah bekerja sama dengan kepolisian Sektor Pulosari Polres Pemalang. Tersangka ternyata melakukan aksi yang sama di wilayah Kabupaten Pemalang.

Tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP Subs Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

“Karena melakukan kejahatan di dua lokasi berbeda maka akan dilakukan proses terlebih dahulu di Polsek Pulosari Polres Pemalang,” kata Iptu Edi Suroso.