BRALING.COM, PURBALINGGA – Kepala Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Purbalingga, Karsono menegaskan pelaksanaan Sholat idul Adha wajib digelar dengan mematuhi protocol kesehatan.

Kebijakan itu mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama nomor 18 tahun 2020. Jamaah yang akan melaksanakan Sholat Idul Adha wajib memakai masker, menjaga jarak aman serta melakukan pengecekan suhu tubuh.

“Termasuk shof-shof sholat kami mohon agar menjaga jarak minimal satu meter untuk meminimalisir resiko penularan penyakit,” kata Karsono.

Kantor Kemenag Purbalingga membuat surat pengantar atas SE Menteri Agama kepada KUA, pengawas Madrasah, Madrasah, MUI, BMI, FKUB. Kemudian juga kepada PCNU, PDM serta LDDI untuk ikut mensosialisasikan kepada jamaahnya.

“KUA saya minta juga untuk mensosialisasikan kepada Pemdes sehingga Pemdes bisa mempersiapkan solat Ied sesuai dengan protocol kesehatan yang telah ditetapkan,” ujar Karsono.

Sosialisasi ke desa akan dibantu oleh 162 penyuluh agama non-PNS serta 8 penyuluh PNS yang ada di Kabupaten Purbalingga. Sosialisasi itu juga terkait dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang juga harus memperhatikan protocol kesehatan.

Diharapkan warga yang tidak berkepentingan untuk tidak menonton agar tidak ada gerombolan yang akan meningkatkan resiko penularan penyakit.

“Yang di sekitar penyembelihan panitia dan yang kurban saja. Warga yang tidak berkepentingan secara langsung kami imbau tidak usah menonton agar tidak ada gerombolan atau kerumunan orang,” imbuh Karsono.