BRALING.COM, PURBALINGGA – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, Dyah Hayuning Pratiwi dan Sudono (Tiwi-Dono) mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga, dengan kepercayaan diri akan kemenangan di Pilkada Purbalingga.

Pasangan Tiwi-Dono resmi mendaftar ke KPU Purbalingga, 4 September 2020. Rombongan ini datang dengan iring-iringan dokar, becak, dan kendaraan bermotor.

Seperti diketahui, Pasangan Tiwi-Dono diusung koalisi PDI-P, Partai Gorkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketika berorasi sesudah melakukan pendaftaran, Tiwi percaya diri akan meraih kemenangan di Pilkada Purbalingga 2020 dengan terhormat dan bermartabat.

“Naik tanpa harus menjatuhkan, tinggi tanpa harus merendahkan dan besar tanpa harus mengecilkan yang lain,” kata Tiwi, seperti dikutip dari kompas.com.

Selain petinggi partai pengusung, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah seperti Sri Ruwiyati, Bambang Hariyanto Baharudin, dan Juli Krisdianto juga turut nyengkuyung pendaftaran tersebut.

“Saya yakin dengan kekuatan koalisi ini menargetkan 70% untuk kemenangan Tiwi-Dono pada Pilkada Purbalingga 9 Desember mendatang,” kata Tiwi dikutip dari derapjuang.id.

Koalisi Rapatkan Barisan

Ketua DPC PDI Perjuangan Purbalingga, Bambang Irawan menyebutkan bahwa langkah mereka untuk langsung mendaftarkan pasangan bakal calon di hari pertama ini sesuai instruksi dari PDIP Perjuangan.

Bambang Irawan pun menegaskan bahwa target kemenangan besar di Pilkada Purbalingga 2020, yang digelar 9 Desember 2020 mendatang akan tercapai.

“Insyaallah kita di atas 70 persen kemenangan kita,” kata Bambang selepas pendaftaran kepada wartawan.

Koalisi pengusung Tiwi-Dono optimis bisa tetap solid demi memenangkan pasangan andalan mereka di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga.

Bambang Irawan akan memastikan barisan partai pengusung akan solid dengan intens berkoordinasi di antara pimpinan partai koalisi, PDI Perjuangan, Partai Golkar, PAN dan PKS.

KPU Purbalingga menegaskan proses pendaftaran Pasangan Tiwi-Dono sudah dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

Ketua KPU Purbalingga Eko Setiawan menyebut dari hasil pemeriksaan petugas KPU dan Bawaslu, dokumen yang diserahkan pasangan Tiwi-Dono sudah lengkap.

“Selanjutnya kita akan lakukan penelitian administrasi, melakukan konfirmasi dokumen-dokumen tersebut, seperti ijazah, dan dokumen dokumen lain terhadap instansi-instansi yang mengeluarkan,” kata Eko.

Hasil pemeriksaan dokumen akan disampaikan pada 13-14 September 2020 mendatang. Sementara jika ada perbaikan maka bisa dilakukan pada periode 14-16 September 2020.

Pemeriksaan Bebas Covid-19

KPU Purbalingga juga akan Pasangan Tiwi-Dono maupun Pasangan Oji-Zaini sama-sama akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit.

Eko Setiawan menambahkan, semua pasangan calon bupati dan wakil bupati wajib memiliki surat keterangan berbas Covid-19.

Surat keterangan itu harus dikeluarkan oleh rumah sakit yang sudah ditunjuk. Untuk peserta Pilkada Purbalingga 2020, pemeriksaan dilaksanakan di Rumah Sakit Suradi Tirtanegara di Klaten.

Surat keterangan bebas Covid-19 tersebut penting untuk memastikan kesehatan calon peserta Pilkada Purbalingga, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.