BRALING.COM, PURBALINGGA – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, Muhamad Sulhan Fauzi (Oji) dan Zaini Makarim Supriyatno (Zaini) bakal langsung bergerilya demi kemenangan di Pilkada Purbalingga 2020.

Semangat bergerilya demi kemenangan di Pilkada Purbalingga pada 9 September 2020 itu ditegaskan dengan menggelar deklarasi di Monumen Jenderal Besar Soedirman, yang ada di Kecamatan Rembang.

Pasangan Oji-Zaini sengaja memilih MTL Soedirman sebagai lokasi deklarasi demi mengilhami semangat dan sifat gerilya perjuangan Jenderal Soedirman di masa lampau.

Pasangan Oji-Zaini menegaskan, mereka bersama relawan dan partai politik pendukung akan bergerilya memperkenalkan diri, menyampaikan program “Menata Purbalingga Menuju Purbalingga Maju, Indonesia Maju”.

Pasangan yang diusung PKB, PPP, Demokrat, Gerindra dan Nasdem ini, secara resmi mendaftar ke KPU Purbalingga, 6 September 2020.

Pasangan Oji-Zaini berangkat mendaftar dari depan Kantor PCNU Purbalingga. Selepas berdoa bersama sejumlah kyai dan diiringi shalawat badar, Pasangan Oji-Zaini berangkat dengan bersepeda.

Ketua Tim Pemenangan Oji-Zaini, Adi Yuwono menjelaskan bahwa mereka sengaja naik sepeda menuju Kantor KPU Purbalingga di Kalikajar, karena faktor pandemi Covid-19.

“Kami prihatin dengan Covid-19. Karena itu kami mengajak masyarakat menjalankan hidup sehat yakni dengan berolahraga,” kata Adi seperti dikutip dari suarabanyumas.com.

Kedua alumni SMAN I Purbalingga tersebut didampingi para ketua parpol pengusung, untuk mendaftar. Proses penyerahan dokumen juga berjalan lancar.

Baca: Mandaftar di Hari Pertama, Tiwi-Dono Melangkah dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Setelah melakukan pendaftaran, Pasangan Oji-Zaini dan rombongan berangkan ke MTL Jenderal Soedirman untuk melakukan deklarasi.

Di sana, pasangan ekonom dan teknokrat menegaskan kepercayaan diri mereka bahwa mereka mampu mengalahkan Pasangan Tiwi-Dono dalam Pilkada Purbalingga 2020.

Baik Oji maupun Zaini merasa mereka akan bisa menjadi pasangan yang saling melengkapi dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Purbalingga.

Ketika melakukan orasi, Muhammad Zulhan Fauzi mengajak pendukung dan masyarakat di Kota Perwira untuk berani melakukan perubahan.

Dengan demikian, Kabupaten Purbalingga akan terbebas dari kemiskinan. Hingga tahun 2020 ini, Kabupaten Purbalingga ranking 5 tingkat kemiskinan di Jawa Tengah.

Pemeriksaan Dokumen Selesai

Kepada wartawan, KPU Purbalingga menyebutkan, pemeriksaan dokumen Oji-Zaini sudah selesai. “Dalam konteks kelengkapan dokumen selesai,” kata Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Purbalingga, Zamaahsari A Ramzah.

Ditemui setelah pendaftaran, Zamaahsari mengatakan bahwa KPU Purbalingga akan melakukan pengecekan keaslian dokumen dari para bakal calon tersebut mulai 7 September 2020.

Pendaftaran Pasangan Oji-Zaini di KPU Purbalingga juga dengan menerapkan protokol kesehatan secara maksimal.

Sementara itu, secara terpisah, Ketua KPU Purbalingga Eko Setiawan menyebutkan, KPU Purbalingga akan melakukan pemeriksaan dokumen yang diserahkan pasangan Oji-Zaini secara teliti.

KPU Purbalingga akan melakukan konfirmasi dokumen-dokumen kepada instansi yang sudah mengeluarkan dokumen tersebut. Seperti ijazah hingga beberapa dokumen lain yang dilampirkan.

Hasil pemeriksaan dokumen akan disampaikan pada 13-14 September 2020 mendatang. Sementara jika ada perbaikan maka bisa dilakukan pada periode 14-16 September 2020.

Pemeriksaan Kesehatan

KPU Purbalingga juga akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan Pasangan Oji-Zaini maupun Pasangan Tiwi-Dono. Dua pasangan ini sama-sama akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit.

Eko Setiawan menambahkan, semua pasangan calon bupati dan wakil bupati wajib memiliki surat keterangan berbas Covid-19.

Surat keterangan itu harus dikeluarkan oleh rumah sakit yang sudah ditunjuk. Untuk peserta Pilkada Purbalingga 2020, pemeriksaan dilaksanakan di Rumah Sakit Suradi Tirtanegara di Klaten.

Surat keterangan bebas Covid-19 tersebut penting untuk memastikan kesehatan calon peserta Pilkada Purbalingga, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.