BRALING.COM, PURBALINGGA – Ketua Pengurus Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Purbalingga melantik 24 Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Purbalingga.

Pelantikan Pengurus PC Pemuda Muhammadiyah tersebut dilaksanakan di Pendapa Dipokusumo, 20 September 2020.

Ketika memberikan sambutan, Ketua Pengurus PD Pemuda Muhammadiyah Purbalingga, Muakhor Abdus Salam menyampaikan hasil Rakerwil Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah.

Terdapat tiga arah kebijakan utama yang mengacu pada Rakerwil Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut. Salah satu, yang menjadi fokus PD Pemuda Muhammadiyah Purbalingga ialah membangkitkan ekonomi  umat.

“Kita juga akan membangkitkan ekonomi umat, ekonomi rekan-rekan semuanya, agar disamping kita berjuang tapi dapur tetap ngebul, jangan sampai rekan-rekan berjuang tapi keluarga terabaikan,” kata Muakhor Abdus Salam berpesan kepada Pengurus PC Pemuda Muhammadiyah.

Baca: Habib Lutfi: Kalau Tokoh Agama Harmonis, Indonesia Tidak Mudah Dikoyak

Selain membangkitkan ekonomi umat tersebut, Muakhor juga menyebut ada beberapa kebijakan yang harus ditindaklanjuti baik oleh PD maupun PC Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Purbalingga.

Diantaranya, Muakhor menjelaskan, mengintensifkan pengkaderan, baik Pengkaderan Baitul Arqam maupun Kokam. Kemudian juga tentang bagaimana mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi.

“Ketiga hal itu harus kita laksanakan. pasang niat baik-baik untuk Pemuda Muhammadiyah dan Muhammadiyah, inshaallah pastikan bahwasannya Allah akan menjamin dunia kita, ekonomi kita dan keluarga kita,” kata Muakhor.

Menyesuaikan Perubahan Zaman

Sementara itu, ketika memberikan sambutan, Ketua PD Muhammadiyah Purbalingga, Ali Sudarmo mengatakan bahwa jika Pemuda Muhammadiyah tidak menyesuaikan zaman di era milenial ini, maka akan tertinggal.

“Di Jawa memang istilah alon alon asal kelakon, tapi kalau Pemuda Muhammadiyah seperti itu maka akan tertinggal,” katanya.

Oleh karenanya, Ali Sudarmo berpesan agar Pemuda Muhammadiyah harus menguasai teknologi informasi, agar dapat beradaptasi dengan perubahan situasi.

PD Muhammadiyah Purbalingga percaya bahwa dari peningkatan keilmuan, Pemuda Muhammadiyah tidak akan tertinggal, namun Pemuda Muhammadiyah juga jangan sampai mengabaikan adab kesopanan.

Baca: Punya 2 Rumah Sakit Baru, Kualitas Kesehatan Masyarakat Purbalingga Harus Lebih Baik

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi juga berpesan agar pengurus terlantik bisa jalankan amanah organisasi dengan istiqomah jalankan visi misi organisasi.

“Dan saya berharap keberadaan Pemuda Muhammadiyah ini juga betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat membawa kemaslahatan bagi umat, tidak hanya Muhammadiyah saja,” sambung Bupati Tiwi.

Pada beberapa kesempatan, Bupati Tiwi mengungkapkan apresiasinya atas berbagai kiprah warga Muhammadiyah di Kota Perwira. Terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

Bupati Purbalingga menambahkan, saat ini Pandemi Covid-19 telah berdampak pada semua sendi kehidupan masyarakat. Oleh karenanya pemerintah tidak bisa sendiri untuk mengatasi pandemi ini, butuh kegotongroyongan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Saya ajak Pemuda Muhammadiyah juga bisa bareng-bareng turut menanggulangi wabah Covid-19 ini,” kata Bupati Tiwi ketika memberikan sambutan.