BRALING.COM, PURBALINGGA – Usaha Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk mendorong pertumbuhan bisnis para pelaku UMKM di Kabupaten Purbalingga kian mantap. Kini Pemkab menggandeng Indomaret untuk memasarkan produk UMKM dari Kota Perwira.

Kerjasama pemasaran produk di toko modern tersebut ditandai dengan Launching Produk UMKM di Indomaret, yang terdapat di Jalan Pujowiyoto Purbalingga, 22 September 2020.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi yang melakukan launching kerjasama ciamik Pemkab Purbalingga dan Indomaret tersebut.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Purbalingga, Budi Susetyono mengatakan bahwa kerjasama dengan Indomaret ini tidak lagi melalui proses uji coba.

“Akan tetapi kami tawarkan 37 produk UMKM Purbalingga kepada mereka. Kemudian mereka seleksi ada 13 produk pilihan mereka untuk dijual,” kata Budi Susetyono.

Produk-produk yang sudah terpilih oleh Indomaret tersebut akan langsung dijual di 17 minimarket berlabel Indomaret yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga.

Baca: Di Sini Loh Tempat Seruput Kopi Luwak Liar Khas Hutan Purbalingga

Disamping itu, Budi menjelaskan lebih lanjut, produk-produk UMKM ini langsung dimasukan dan terintegrasi dalam sistem pembayaran Indomaret tanpa harus dibedakan.

Kerjasama dengan Indomaret ini kian melengkapi ruang-ruang pemasaran produk UMKM di Kota Perwira yang sudah dilakukan sebelumnya. Sebelumnya, Pemkab Purbalingga sudah bekerjasama dengan Alfamart.

Namun, Alfamart akan lebih dahulu mengevaluasi pemasaran produk UMKM dari Purbalingga, yang terpajang di etalase empat outlet Alfamart.

“Ketika bisa memenuhi persyaratan baik dari sisi hasil pemasaran dan sebagainya, maka kita akan main di seluruh outlet Purbalingga,” kata Deputi Branch Manager Alfamart Cabang Cilacap, Ikhwan Ngabdi Raharjo, 6 Agustus 2020 kemarin.

Jika trend penjualannya bagus, produk-produk UMKM dari Kota Perwira bisa masuk di 400 outlet Alfamart. “Ketika sudah cukup bagus maka diperluas ke area target kami di 400 outlet, bahkan nasional,” kata Ikhwan Ngabdi Raharjo.

Baca: Dorong Pertumbuhan Bisnis UMKM, Pemkab Purbalingga Jalin Kerjasama dengan Pertamina

Di luar itu, Pemkab Purbalingga juga sudah bekerjasama dengan Bukalapak untuk mendorong penjualan online via program Tuka Tuku.

Kemudian, juga ada program kerjasama dalam bentuk bantuan permodalan bagi pelaku UMKM. Program ini dilaksanakan dengan menggandeng BPR Artha Perwira dan PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjadi dengan PT Indomarco Prismatama. Lewat kerjasama ini, potensi penjualan produk-produk UMKM dari Kabupaten Purbalingga akan lebih baik lagi.

“Saya berharap ini berdampak pada kemajuan produk-produk lokal Purbalingga sehingga nantinya tidak hanya bisa dijual di tingkat lokal akan tetapi bisa menasional dan dijual di setiap gerai Indomaret di Indonesia,” katanya.

Menjadi Syarat Pendirian Toko Modern

Ketika memberikan sambutan, Bupati Tiwi menghadirkan wacana bahwa Pemkab Purbalingga akan membuat kebijakan mengenai penjualan produk lokal dalam di prasyarat pengajuan izin toko modern.

Yakni, kata Bupati Tiwi, toko-toko modern yang akan buka di Kabupaten Purbalingga wajib kerjasama kepada pelaku UMKM lokal dan Tuka-Tuku Purbalingga. Rencananya hal itu akan menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi.

“Kami Inshaallah di Pemkab Purbalingga tidak pernah lelah untuk mengupayakan memberdayakan UMKM lokal di Purbalingga,” kata Bupati Tiwi menegaskan.

“Kalau kemarin kita berupaya untuk kerjasama dengan PT Bukalapak, Inshaallah kita saat ini juga sedang menjajaki agar produk-produk lokal di bawah naungan  Tuka-Tuku bisa kerjasama dengan Ali-Baba Group,” Bupati Tiwi membocorkan rencananya.

Sebab menurut Bupati, Ali-Baba Group merupakan e-commerce yang sudah terkenal di seluruh dunia. Dengan masuknya kerjasama tersebut maka produk UMKM Purbalingga bisa diakses dan didapat oleh berbagai Negara.