BRALING.COM, PURBALINGGA – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik sejumlah Pejabat Sementara (Pjs) Bupati/Walikota di beberapa kabupaten/kota. Salah satunya Pjs Bupati Purbalingga.

Sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah akan menggelar Pilkada Serentak di 9 Desember 2020 mendatang. Di sana, ada kekosongan kepemimpinan daerah karena bupati ataupun walikota petahana sedang cuti mengikuti kampanye pilkada.

Gubernur Jawa Tengah menunjuk Pjs Bupati/Walikota untuk Kota Semarang, Rembang, Purbalingga, Grobogan, Klaten, dan kemudian Purworejo.

Para Pjs bupati dan walikota tersbeut bakal menjawab hingga 5 Desember 2020 mendatang. Atau hingga cuti kampanye pilkada selesai dilakukan.

Pengukuhan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, 25 September 2020 malam.

Baca: Jos Banget! Produk UMKM Purbalingga Sudah Bisa Dibeli di Indomaret

Ketika memberikan sambutan pengukuhan, Gubernur Ganjar Pranowo meminta supaya para Pjs bupati dan walikota untuk langsung bekerja cepat dan tepat.

“Dengan waktu yang tidak lama saya pesan untuk komunikasi dengan baik persoalan pemerintahan. Khususnya terkait penanganan Covid-19. Kita tidak bisa main-main, musti dilakukan dengan disiplin tinggi,” ucap Ganjar.

Gubernur Ganjar meminta para Pjs untuk gaspol berkomunikasi dengan bupati dan walikota yang cuti kampanye serta berkoordinasi dengan forkopimda setempat.

“Malam ini segera komunikasi dengan Bupati Wali Kota yang akan cuti untuk dapat briefing sehingga bisa lakukan tugas, dan terus edukasi untuk protokol kesehatan ke masyarakat,” kata Ganjar menegaskan.

Baca: KPU Purbalingga Tetapkan Nomor Urut di Pilkada Purbalingga, Calon Langsung Siap-Siap Kampanye

Ganjar Pranowo meminta agar diberikan laporan mingguan terkait perkembangan sosial hingga ekonomi daerah yang ditugaskan.

Para Pjs bupati dan walikota diharuskan mengawal kondisi daerahnya yang sedang dalam suasana Pilkada. Pemerintah kabupaten ataupun kota diminta untuk mengikuti ketentuan para penyelenggara pemilu, sebab aturannya kian ketat.

“Pengendalian masyarakat pasti tak mudah, koordinasi dengan forkopimda setempat,” Ganjar menegaskan.

Tidak lupa Gubernur Ganjar membahas tentang kegiatan-kegiatan kampanye pilkada yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.

Menurut Gubernur Ganjar, jika tidak penting dan mendesak, lebih baik tidak diizinkan. “Boleh diijinkan kalau kegiatannya khusus dan pastikan bisa mengendalikan. Kalau tidak, maka tidak, bubarkan,” tegas Gubernur Ganjar.

Pjs Bupati Purbalingga

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjuk Asisten Pemerintahan Pemprov Jateng, Sarwa Pramana, SH MSi untuk menjadi Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga.

Sarwa Pramana akan menjadi Pjs ketika Bupati Purbalingga yang definitif, Dyah Hayuning Pratiwi mengikuti kampanye Pilkada. Yakni hingga 5 Desember 2020 mendatang.

Pengukuhan Sarwa Pramana dilakukan secara virtual. Jajaran Pemkab Purbalingga yang dipimpin Sekda Purbalingga, Wahyu Kontardi juga mengikuti agenda tersebut secara virtual di Kantor Sekda.

Karena masih Pandemi Covid-19, penyematan tanda jabatan dilakukan sendiri oleh penjabat yang dikukuhkan. Sementara penyerahan Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dibaca bergantian.

Gubernur Jawa Tengah juga mengukuhkan Kepala Bapenda Tavip Supriyanto sebagai Pjs Walikota Semarang, Kepala Kesbangpol Haerudin sebagai Pjs Bupati Grobogan dan Kepala Dinas ESDM Sujarwanto sebagai Pjs Bupati Klaten.

Sementara, Kabiro Adm Pengadaan Barang dan Jasa Yuni Astuti sebagai Pjs Bupati Purworejo dan Kabiro Kesra Imam Maskur sebagai Pjs Bupati Rembang.